Desain Kandang Kambing Etawa Hemat Lahan


Desain kandang kambing etawa berikut adalah kreasi Pak Wahyu dari peternakan Etawajati, Lumajang. Konsep yang ditawarkan beliau adalah kandang yang dapat memanfaatkan lahan dan kerja dengan efisien. Dengan lahan yang sempit kandang dapat menampung kambing etawa secara maksimal.

Pemberian pakan menjadi mudah karena letak pakan (palungan) antara 2 kandang saling berhadapan dalam 1 jalan. Dalam sekali jalan peternak dapat memberi makan dua kandang sekaligus.

Pada saat pemberian pakan hijauan (ramban) sering dijumpai batang atau daunan yang tercecer. Desain ini jelas memudahkan dalam membersihkannya karena kemungkinan kotoran ramban hanya tercecer di jalan bagian tengah.

Lahan yang dipakai benar-benar dimanfaatkan secara maksimal. Hampir seluruhnya dimanfaatkan untuk menampung kambing. Seluruh aktivitas manajemen kandang hanya terfokus pada jalan bagian tengah. Pak Wahyu menawarkan dua desain dengan ketinggian kandang yang berbeda. Peternak dapat memilih desain yang sesuai dengan anggaran untuk material yang dibutuhkan.



Share Artikel Ini
  • Digg
  • del.icio.us
  • Technorati
  • Google Bookmarks
  • Twitter
  • Facebook

9 Responses to “Desain Kandang Kambing Etawa Hemat Lahan”

  1. Fendik says:

    Pak Admin,
    Kalau saya boleh usul, jika posisi lahan di kanan memang sudah tidak memungkinkan untuk (misalnya) ditaruh palungan, saya rasa tidak apa. Kalau bisa jarak akses jalan berpaving perlu diberi ’sedikit’ jarak dari tiang kandang dan bila perlu pembatas paving diberi pasangan batu bata dengan kemiringan tertentu, hal ini akan memudahkan pengambilan kotoran dadi arah jalan (tengah).
    Terima kasih…

  2. ayub says:

    Mas, kandang diatas bisa memuat berapa ekor kambing ? Kalau dari gambar, sepertinya bisa muat 10 ekor kambing ya ?!
    dengan ukuran per biliknya 200 cm x 300 cm…
    Benar gak pak ?!

  3. Wahju says:

    Pak Ayub,
    Benar sekali pak, bila dibuat ruang dengan ukuran 200×300 tetapi ruangannya ‘terlalu’ luas untuk diisi satu ekor kambing.
    Sebenarnya dengan ukuran 150×200 seekor kambing dengan ukuran jawara (sebesar SB atau Samson) pun sudah leluasa bergerak, jadi kandangnya memungkinkan untuk dibuat 20 ruang berukuran 150×200.
    Atau bila diisi dengan kambing perah (Etsen) bisa dibuat kandang koloni yg berarti isinya bisa lebih dari 20 ekor kambing.
    Kembali ke tujuan Pak, bila untuk Kaligesing bisa diisi 20 ekor, bila diisi Etsen dengan kandang koloni bahkan bisa untuk lebih dari 40 ekor kambing.

    Terima kasih
    Wahju

  4. dwiagus says:

    design nya sangat menarik tp antara A dan B bedanya dimana ya? cmn ketinggian atapnya aja keliatannya. Meskipun begitu terima kasih buat share kandangnya. matur nuwun pak wahyu … o ya kira modal yang harus disediakan untuk kandang dpt design itu brapa ya pak Wahyu.

  5. Amy says:

    Pak Admin,
    Kalau saya boleh usul, jika posisi lahan di kanan memang sudah tidak memungkinkan untuk (misalnya) ditaruh palungan, saya rasa tidak apa. Kalau bisa jarak akses jalan berpaving perlu diberi ’sedikit’ jarak dari tiang kandang dan bila perlu pembatas paving diberi pasangan batu bata dengan kemiringan tertentu, hal ini akan memudahkan pengambilan kotoran dadi arah jalan (tengah).
    Terima kasih…

  6. lyberty says:

    Kira2 budget untuk membuat satu kandang dengan memulai 10 ekor kambing berapa ya…??
    untuk mengawinkan kambing apakah perlu disiapkan kandang khusus.
    Sebelumnya terima kasih atas infonya…

  7. admin says:

    Pak Lyberty,
    Email telah kami balas. Harga kambing total dapat dilihat di http://etawajaya.com/harga
    Terimakasih

Leave a Reply