Kambing Etawa Senduro Di Pakistan


Kami terkejut oleh beberapa video yang beredar di situs YouTube. Kami mendapatkan referensi video ini dari rekan peternak kami, Bapak Alwi, SQ Farm, Bogor. Video-video ini memperlihatkan aktifitas pasar kambing di Lahore, Pakistan. Jika ditilik dari judul video-video ini, diambil sekitar idul kurban, tahun 2008.

Yang menarik dari video-video ini adalah kemunculan kambing-kambing yang mirip dengan kambing etawa Senduro. Secara fisik mulai dari warna, bentuk telinga (terpilin dan lemas), panjang telinga, ketebalan sangat mirip dengan kambing etawa Senduro. Lalu muncul dugaan dari kami: Apakah ini nenek moyang etawa Senduro? Masih perlu kajian ilmiah untuk hipotesis (dugaan) ini. Namun mungkin bisa menjadi titik awal (pre-cursor) untuk merunut asal mula kambing etawa Senduro.

Kambing-kambing yang diperlihatkan di video-video ini menunjukkan kambing ini memiliki ketebalan yang bagus. Beberapa kambing bahkan menunjukkan bobot diatas 200 kg! Dan yang paling terpenting dari semua itu, jenis kambing ini ternyata masih lestari di sana.

Berikut adalah kambing betina etawa Senduro umur 4 bulan

betina kambing etawa senduro 4 bulan


Bandingkan dengan kambing Pakistan ini

kambing etawa senduro di pakistan


Mirip sekali bukan? Demikian foto-foto kambing Pakistan berikut.

kambing etawa senduro di pakistan


kambing etawa senduro di pakistan


kambing etawa senduro di pakistan


kambing etawa senduro di pakistan


kambing etawa senduro di pakistan


kambing etawa senduro di pakistan


Dan yang terakhir, tentu referensi videonya









Bagaimana pendapat anda?


Share Artikel Ini di Facebook atau Twitter
  • Twitter
  • Facebook

11 Responses to “Kambing Etawa Senduro Di Pakistan”

  1. m.imran says:

    mirip sih mas, sama sama hasil persilangan ettawa dengan kambing lokal.

  2. raisuli says:

    Malam minggu kemarin saya membahas video ini dengan adik ipar kakak saya, yang kebetulan dari peternakan.
    Kalo di indonesia harga kambing pe bisa mencapai harga diatas 500 jt, ternyata kambing etawa asli masih ada di Lahore, kenapa kita tidak import aja dari sana ? saya rasa harganya jauh lebih murah.
    Jawabannya : kita tidak punya perjanjian export-import dgn india & pakistan karena masalah penyakit Mulut & Kuku, Jadi agak sulit membawa kambing dr negara tsb. Masuk akal.
    Tetapi semalam saya baca Trubus, ada pecinta burung merak biru, bisa mendatangkan dari india. Wah gimana nih ??? Ada masukkan dari teman2 ??? terima kasih.

  3. admin says:

    Pak Imran,
    Kami akan tampilkan foto etawa Senduro yg lebih besar dari diatas

  4. Dani says:

    Coba lihat di Qurbani 2009, lihat kambingnya mantap-mantap. gemuk. inilah yang harus kita perhatikan.Kambing yang penuh dengan daging. Beternak kambing yang di cari adalah daging dan susunya.
    Kambing dengan harga yang wajar ( masuk akal ).
    Saya tidak bisa membayangkan bagaimana seekor kambing di hargai Rp 650 juta, ini sangat tidak sehat. satu atau dua orang mungkin tidak jadi masalah tapi bagaimana kalau seluruh atau sebagian besar peternak ingin seperti itu ? akhirnya lebih baik import mungkin lebih murah terus kapan swasembada dagingn akan terujud ?
    Semoga Etawajaya tetap jaya.

    Wassalam

  5. trubus says:

    [...] … Trubus*) Related Posts. No related posts. Popularity: 18% [?] Leave a comment! Click here …Kambing Etawa Senduro Di Pakistan | Peternakan Kambing Etawa …Kambing Etawa Senduro Di Pakistan … Tetapi semalam saya baca Trubus, ada pecinta burung merak [...]

  6. dony hermawan says:

    kapla goat namanya cek aja pak.sy cari pejantan yg muda saja berhubung budget terbatas apakah ada disini.umur 10bulan tapi yg bodynya yahud

  7. admin says:

    Pak Dani,
    Secara pribadi kami setuju. Peternak harus lebih realistis karena tujuan yang realistislah yang dapat mendorong kemajuan dalam beternak. Contoh nyata adalah negara-negara maju yg mampu mengimpor hewan ternaknya. Tentunya jika hewan ternak mahal bagaimana kita mau jadi pengekspor? Apalagi dengan jargon “jangan ekspor kambing unggul ke luar negeri”, jika tidak ada yg dijual lalu apa tujuan kita beternak?

  8. Amy says:

    Coba lihat di Qurbani 2009, lihat kambingnya mantap-mantap. gemuk. inilah yang harus kita perhatikan.Kambing yang penuh dengan daging. Beternak kambing yang di cari adalah daging dan susunya.
    Kambing dengan harga yang wajar ( masuk akal ).
    Saya tidak bisa membayangkan bagaimana seekor kambing di hargai Rp 650 juta, ini sangat tidak sehat. satu atau dua orang mungkin tidak jadi masalah tapi bagaimana kalau seluruh atau sebagian besar peternak ingin seperti itu ? akhirnya lebih baik import mungkin lebih murah terus kapan swasembada dagingn akan terujud ?
    Semoga Etawajaya tetap jaya.

    Wassalam

  9. nugroho says:

    saya pingin punya ras etawa senduro betina, kemana ya saya harus mencari atau mungkin ada rekan peternak yang punya ras senduro mohon info, trims.

  10. agus says:

    mas, saya kemarin pergi liat kambing etawa, mulai dari jember sampe ke lumajang.. rencana sih mau ke etawa jaya skalian tapi ga’ nutut waktunya.. saya masih bingung, kog ambing kambing betina etawa kok ga’sama yah.. maksudnya antara laktasi pertama sampe laktasi ketiga, yang saya liat di foto2 etawa jaya ambing kok besar2.. tapi yg saya liat di peternak2 kok jarang yg sebesar itu.. apakah beda jenisnya mas???

  11. koko says:

    kambing etawa memang kaMBING YANG PALING DICARI APALAGI DALAM SIATUASI SAAT INI MENJELANG HARI RAYA KURBAN IDUL ADHA…………………….

Leave a Reply